Beranda > belajar komputer, Hack, kompi > ASCII vs Binary

ASCII vs Binary

ASCII mode vs Binary mode

Salah satu aspek paling mendasar dari transfer FTP adalah perbedaan antara transfer mode ASCII dan Binary data. ASCII singkatan dari American Standard Code for Information Interchange, dan merupakan jenis pengkodean karakter berdasarkan bahasa Inggris digunakan pada perangkat yang menangani informasi yang tersimpan dalam teks. Ini mencakup 33 karakter kontrol non-cetak dan 94 karakter yang tercetak seperti huruf dan tanda baca.

Ketika file ditransfer dalam mode ASCII, data yang ditransfer dianggap hanya berisi teks berformat ASCII. Pihak yang menerima data bertanggung jawab untuk menerjemahkan format teks yang diterima ke salah satu yang kompatibel dengan sistem operasi mereka. Contoh yang paling umum tentang bagaimana ini diterapkan berkaitan dengan cara menangani baris di Windows dan UNIX. Pada komputer Windows, menekan tombol “Enter” akan menyisipkan tombol dua karakter dalam dokumen teks ASCII – carriage return (yang menempatkan kursor pada awal baris) dan line feed (yang menempatkan kursor pada satu baris dibawahnya). Pada sistem UNIX, hanya line feed yang digunakan. Teks berformat ASCII pada sistem UNIX tidak dapat ditampilkan dengan benar bila dilihat pada sistem Windows dan sebaliknya.

Modus biner mengacu file ditransfer sebagai aliran data biner. Dimana modus ASCII dapat menggunakan karakter kontrol khusus untuk format data, mode biner mentransmisikan byte mentah dari file yang ditransfer. Dengan cara ini, file tersebut ditransfer dalam bentuk yang tepat sesuai aslinya.

Mode mana yang terbaik?

Dalam banyak kasus-kasus umum, user tidak perlu khawatir melakukan setting secara manual dalam mode yang benar ketika melakukan transfer file. Software FTP (FTP Clients) seperti FTP Voyager, FileZilla, SmartFTP, FireFTP, biasanya mampu menentukan transfer mode mana yang sesuai secara otomatis berdasarkan isi filenya atau ekstensi file itu (sering disebut Auto-ASCII).

Jikapun harus menentukan transfer mode secara manual, ASCII seharusnya digunakan ketika mentrasnfer file2 teks, karena ASCII mode secara teknis tidak mementingkan kompatibilitas antar file systems. Beberapa tipe-tipe files yang mungkin ditransfer dalam SCII mode meliputi:
* txt – file-file text-plain
* htm, html, css – File yang mengandung HTML atau CSS mark-up.
* asp, vbs, js – File-file yang mengandung scripts yang ditransfer melalui HTTP.

Jika file yang berupa data biner (binary data) dikirim menggunakan ASCII mode, ini seringnya menjadi file corrupt. Jika anda menjumpai masalah file corrupt dalam transfer file, gunakan mode biner (binary mode) ketika melakukan transfer file. Beberapa format file secara umum yang kadang2 salah mentransfernya dalam mode ASCII, dimana seharusnya menggunakan mode biner:
* pdf – file-file PDF dapat terselip data biner seperti gambar.
* doc – dokumen2 Microsoft Word adalah file berformat binary.
* Secara umum, semua format file audio, video, dan gambar adalah binary.

Semoga bermanfaat;

DM

  1. Maret 12, 2012 pada 5:18 pm | #1

    gimana rasanya sekarang setelah kuliah lagi?

  1. Belum ada trackback.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 75 pengikut lainnya.